NABI ADAM MUSLIM?
Dari Ibnu Abbas, bahwa Allah pernah berfirman (pada Adam), "Wahai Adam, Sesungguhnya Aku (Allah) memiliki tanah haram (terhormat) dalam posisi sejajar dg Arsy (singgasana)-Ku. Karena itu, pergilah dan bangunkanlah untuk-Ku satu rumah disana, lalu berthawaflah di sekitarnya sebagaimana para Malaikat-Ku berthawaf di Arsy-Ku". Kemudian Allah mengutus seorang Malaikat, lalu memperkenalkan tempat yg dimaksud kepada Adam sekaligus mengajarkannya manasik.
Sabtu, 09 Mei 2015
Sabtu, 02 Mei 2015
Kisah Renungan untuk Aktivis Da'wah 2
Cinta adalah fitrah manusia, hawwa diciptakan dr tulang rusuk adam setelah Allah melihat kegelisahan atas kesendirian hamba-Nya. Maka hawwa diciptakan sebagai penentram hati. Tak ada yg salah dengan mencintai manusia, asalkan tak cinta buta hingga jauh dari Allah Swt.
Cinta selalu memiliki tujuan yang baik, tak ada tujuan yg buruk dr cinta. Jika seorang mencintaimu namun berbuat buruk (yg Allah larang) terhadapmu, maka yakinlah itu bukan cinta. Pun jika cinta dibalut dg keyakinan beribadah (menikah) tanpa melihat kondisi keduniawian, namun dilakukan dengan cara yg salah. Maka itulah zina hati.
Kisah Renungan untuk Para Aktifis Da'wah
Pentingnya menjaga semua yang dititipkan oleh Allah, baik berupa barang, media sosial, keluarga, bahkan pribadi kita sendiri, tubuh yg Allah ciptakan untuk beribadah pada-Nya.
Tiba2 saja seorang ikhwan menghubungi saya dan meminta menentukan foto seorang akhwat yang foto tersebut terdiri dari 4 akhwat. Foto yang dikirim sungguh bukanlah foto yg pantas untuk dilihat oleh laki2, dengan pose wajah yg imut yg dapat meluluhkan syahwat.
Walaupun tubuhnya tertutup hijab, namun dalam foto yg sangat dekat tersebut terlihat jelas wajah dr akhwat2 tersebut. Bisa saja ikhwan yg lemah hatinya dapat memandangi foto2 tersebut hingga godaan syaithan muncul.
Walaupun tubuhnya tertutup hijab, namun dalam foto yg sangat dekat tersebut terlihat jelas wajah dr akhwat2 tersebut. Bisa saja ikhwan yg lemah hatinya dapat memandangi foto2 tersebut hingga godaan syaithan muncul.
Seorang ikhwan ini berencana untuk ta'aruf dengan akhwat itu, foto tadi berniat ditunjukkan kpd orang tuanya bersamaan dengan niatannya untuk menikah setelah lulus kuliah. Terlihat tidak ada yg salah dengan hal ini, namun ada beberapa hal yg harus kita kaji ulang.
Senin, 27 April 2015
JAHILIYAH Modern?
Sekumpulan masa membakar sebuah motor di jalan pemuda subuh tadi pukul 4.50 wib. Dikarenakan kesal dengan 7 pemuda diduga menyerang terlebih dahulu yang motifnya belum diketahui.
Menurut pengakuan warga yang juga turut membantu aksi pertahanan atas serangan 7 pemuda, perlawanan tersebut dilakukan demi menjaga daerahnya dari serangan.
Motor yang terbakar di tengah jalan tersebut mengganggu pengguna jalan khususnya mobil. Belum ada pihak keamanan yang mengamankan tawuran antar warga tersebut serta belum ada pihak yang memindahkan motor yang terbakar tersebut karena masih penuh dengan api.
Fenomena tawuran sering terjadi, khususnya terjadi pada pemuda. Sifat pemuda yang menggebu-gebu sangat mudah tersulut semangatnya untuk melakukan perubahan yang seringnya berujung kekerasan. Hal ini pun dipicu adanya dukungan dari lingkungan yang mendukung adanya tawuran.
Hal tersebut terjadi karena kurangnya faktor didikan orangtua, khususnya AYAH. Karena potensi semangat dari seorang pemuda tidak tersalurkan dengan baik. Ada kalanya potensi anak harus diketahui dan diarahkan orang tua, baik potensi kekuatannya, keahlian atau potensi keilmuan dan potensi sosial.
Seorang anak yang potensi kekuatannya besar diarahkan pada olahraga kekuatan seperti gulat, angkat besi, dsb. Pun potensi keilmuan seperti olimpiade, cerdas cermat, dsb hingga potensi sosial seperti penyiar radio, artis, wartawan, dsb.
Jika belajar dari siroh, maka muslim disunahkan untuk melakukan olahraga memanah, berenang, dan berkuda. Jika ditarik makna dari olahraga yang disunahkan dalam islam maka fungsi dr olahraga tadi adalah sebagai pendukung muslim untuk siap menghadapi tantangan musuh islam. Maka bisa jadi memanahnya saat ini dengan tulisan, berenangnya saat ini dengan menguasai kompetensi, berkudanya saat ini dengan mengendarai motor, mobil, dsb. Namun tanpa menghilangkan makna positif dari sunah tersebut.
Maka anak akan berfikir ulang untuk tawuran yang tidak bermanfaat, karena potensinya sudah tersalurkan. Serta AYAH harus mendidik anak agar peduli pada lingkungannya, agar anak tidak menjadi anti sosial. Pun dapat menyelesaikan permasalahan anak-anak lainnya. (AM)
Menurut pengakuan warga yang juga turut membantu aksi pertahanan atas serangan 7 pemuda, perlawanan tersebut dilakukan demi menjaga daerahnya dari serangan.
Motor yang terbakar di tengah jalan tersebut mengganggu pengguna jalan khususnya mobil. Belum ada pihak keamanan yang mengamankan tawuran antar warga tersebut serta belum ada pihak yang memindahkan motor yang terbakar tersebut karena masih penuh dengan api.
Fenomena tawuran sering terjadi, khususnya terjadi pada pemuda. Sifat pemuda yang menggebu-gebu sangat mudah tersulut semangatnya untuk melakukan perubahan yang seringnya berujung kekerasan. Hal ini pun dipicu adanya dukungan dari lingkungan yang mendukung adanya tawuran.
Hal tersebut terjadi karena kurangnya faktor didikan orangtua, khususnya AYAH. Karena potensi semangat dari seorang pemuda tidak tersalurkan dengan baik. Ada kalanya potensi anak harus diketahui dan diarahkan orang tua, baik potensi kekuatannya, keahlian atau potensi keilmuan dan potensi sosial.
Seorang anak yang potensi kekuatannya besar diarahkan pada olahraga kekuatan seperti gulat, angkat besi, dsb. Pun potensi keilmuan seperti olimpiade, cerdas cermat, dsb hingga potensi sosial seperti penyiar radio, artis, wartawan, dsb.
Jika belajar dari siroh, maka muslim disunahkan untuk melakukan olahraga memanah, berenang, dan berkuda. Jika ditarik makna dari olahraga yang disunahkan dalam islam maka fungsi dr olahraga tadi adalah sebagai pendukung muslim untuk siap menghadapi tantangan musuh islam. Maka bisa jadi memanahnya saat ini dengan tulisan, berenangnya saat ini dengan menguasai kompetensi, berkudanya saat ini dengan mengendarai motor, mobil, dsb. Namun tanpa menghilangkan makna positif dari sunah tersebut.
Maka anak akan berfikir ulang untuk tawuran yang tidak bermanfaat, karena potensinya sudah tersalurkan. Serta AYAH harus mendidik anak agar peduli pada lingkungannya, agar anak tidak menjadi anti sosial. Pun dapat menyelesaikan permasalahan anak-anak lainnya. (AM)
Surat untuk SAHABAT
Ikhwatifillah.. Kalian Sahabat ana yang telah banyak membuat ana belajar, bahwa inilah amanah kepemimpinan yang ana terima dengan segala kerendahan hati..
Diingatkan oleh sebuah ayat yang dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan ana, Ujian dari Allah selama ini adalah bukti kasih sayang Allah pada ana dan kita semua..
Bahwa kekurangan, kelebihan, kesukaan, ketidaksukaan, riang, emosi telah membuat kita semua dewasa..
Terutama kepemimpinan ana, sangat ditempa dan dididik untuk meningkat menjadi lebih faham dan dewasa..
Diingatkan oleh sebuah ayat yang dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan ana, Ujian dari Allah selama ini adalah bukti kasih sayang Allah pada ana dan kita semua..
Bahwa kekurangan, kelebihan, kesukaan, ketidaksukaan, riang, emosi telah membuat kita semua dewasa..
Terutama kepemimpinan ana, sangat ditempa dan dididik untuk meningkat menjadi lebih faham dan dewasa..
SEJATINYA SAHABAT
Persahabatan Abu Bakar dan Umar
Mereka 2 Sahabat Rasulullah..
Abu Bakar dikenal sebagai ash-shidiq krn beliau yg langsung meyakini Kebenaran perkataan Rasulullah..
Umar baru masuk islam setelah mendengar lantunan ayat Al-Qur'an krn beliau penyuka sastra.. Beliau yakin Al-Qur'an bukan sastra buatan manusia..
Abu Bakar sangat suka mengikuti sunah2 Rasulullah..
Umar seringnya mempertanyakan sunah Rasulullah..
Mereka 2 Sahabat Rasulullah..
Abu Bakar dikenal sebagai ash-shidiq krn beliau yg langsung meyakini Kebenaran perkataan Rasulullah..
Umar baru masuk islam setelah mendengar lantunan ayat Al-Qur'an krn beliau penyuka sastra.. Beliau yakin Al-Qur'an bukan sastra buatan manusia..
Abu Bakar sangat suka mengikuti sunah2 Rasulullah..
Umar seringnya mempertanyakan sunah Rasulullah..
Peradaban Sosialis dan Komunis?
Siroh Community Indonesia tepatnya pada senin 26 januari di INSIST melaksanakan kajian siroh untuk kelas khusus. Sudah 2 minggu kajian ini berjalan membahas Filosofi Sejarah dari kacamata islam, dengan sedikit info pandangan sejarah islam dari kacamata barat dan eropa. Beberapa pandangan barat terhadap sejarah islam, khususnya kemajuan bangsa islam dalam peradaban dunia dikatakan sebagai hasil dari pola pemikiran yang jauh dari nilai-nilai islam.
Islam berkembang dari bangsa arab yang tidak dipandang dunia, bahkan merupakan peradaban tanpa seorang pemimpin tunggal (masih mementingkan kabilah/kelompok). Sehinga bangsa ini sulit maju dan hanya dapat mengikuti perkembangan peradaban romawi dan persia, yang akhirnya bangsa arab menjadi sangat kerdil dan terbelakang. Setelah hadirnya islam, bangsa arab menjadi maju dalam segala aspek kehidupan.
Bangsa arab dan islam bisa maju karena sulitnya pangan di jazirah arab, sehingga harus keluar untuk melawan. Mereka bisa menguasai dunia, karena dalam islam tidak boleh membunuh sesama sehingga harus membunuh keluar sebagai konsekuensi atas sifat pembunuh. Mereka suka berperang, karena sudah dipersatukan maka harus melawan yang lain diluar mereka, saat menang mereka semakin semangat untuk berperang. Itulah beberapa pandangan ahli sejarah barat dan eropa dalam memandang kemajuan peradaban islam. Karena mereka berpendapat berdasarkan nilai ekonomi(kelaparan), politik(kekuasaan), budaya(suka membunuh), dsb. Sehingga sejarah menjadi hambar dan tanpa makna sedikitpun.
Peradaban islam maju atas nilai-nilai yang hidup karena bersumber dari wahyu Allah, kemajuan bangsa arab setelah keislaman bukti bahwa nilai-nilai islam merupakan nilai terbaik. Jika kita melihat peradaban lain sosialis, komunitas, kapitalis, dsb sudahkah membuktikan kejayaannya? Bukankah peradaban itu tak pernah membuktikan kebenaran teorinya? Islam dalam membangun peradaban selalu bersumber pada wahyu dan langsung diaplikasikan dan sudah terbukti menguasai dunia. Kejatuhan peradaban islam pun dikarenakan menghilangnya nilai-nilai ruhiyah pada diri muslim, sehingga sangat mudah dijatuhkan. Dengan kata lain peradaban islam yang jatuh dikarenakan telah menjauh dari sumber utama yaitu wahyu serta mendahulukan pandangan rasional.
Janji-janji Allah sudah dipastikan akan terjadi, persia telah ditaklukkan ratusan tahun lalu. Romawi (Inggris, Perancis, Italia, dsb) sudah menunjukkan tanda-tandanya. Islam di sana menjadi agama terbesar ke-2 setelah kristen katolik, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Islam tidak memerangi mereka, islam cukup tumbuh dengan da'wah dan pertumbuhan drastis dalam keluarga muslim. Semoga kita semakin yakin dengan kemenangan islam, mengikuti manhaj islam yang benar dan menyeluruh, berlandaskan aqidah, ibadah dan akhlak yang benar sesuai Al-Qur'an dan As-Sunah. (AM)
Islam berkembang dari bangsa arab yang tidak dipandang dunia, bahkan merupakan peradaban tanpa seorang pemimpin tunggal (masih mementingkan kabilah/kelompok). Sehinga bangsa ini sulit maju dan hanya dapat mengikuti perkembangan peradaban romawi dan persia, yang akhirnya bangsa arab menjadi sangat kerdil dan terbelakang. Setelah hadirnya islam, bangsa arab menjadi maju dalam segala aspek kehidupan.
Bangsa arab dan islam bisa maju karena sulitnya pangan di jazirah arab, sehingga harus keluar untuk melawan. Mereka bisa menguasai dunia, karena dalam islam tidak boleh membunuh sesama sehingga harus membunuh keluar sebagai konsekuensi atas sifat pembunuh. Mereka suka berperang, karena sudah dipersatukan maka harus melawan yang lain diluar mereka, saat menang mereka semakin semangat untuk berperang. Itulah beberapa pandangan ahli sejarah barat dan eropa dalam memandang kemajuan peradaban islam. Karena mereka berpendapat berdasarkan nilai ekonomi(kelaparan), politik(kekuasaan), budaya(suka membunuh), dsb. Sehingga sejarah menjadi hambar dan tanpa makna sedikitpun.
Peradaban islam maju atas nilai-nilai yang hidup karena bersumber dari wahyu Allah, kemajuan bangsa arab setelah keislaman bukti bahwa nilai-nilai islam merupakan nilai terbaik. Jika kita melihat peradaban lain sosialis, komunitas, kapitalis, dsb sudahkah membuktikan kejayaannya? Bukankah peradaban itu tak pernah membuktikan kebenaran teorinya? Islam dalam membangun peradaban selalu bersumber pada wahyu dan langsung diaplikasikan dan sudah terbukti menguasai dunia. Kejatuhan peradaban islam pun dikarenakan menghilangnya nilai-nilai ruhiyah pada diri muslim, sehingga sangat mudah dijatuhkan. Dengan kata lain peradaban islam yang jatuh dikarenakan telah menjauh dari sumber utama yaitu wahyu serta mendahulukan pandangan rasional.
Janji-janji Allah sudah dipastikan akan terjadi, persia telah ditaklukkan ratusan tahun lalu. Romawi (Inggris, Perancis, Italia, dsb) sudah menunjukkan tanda-tandanya. Islam di sana menjadi agama terbesar ke-2 setelah kristen katolik, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Islam tidak memerangi mereka, islam cukup tumbuh dengan da'wah dan pertumbuhan drastis dalam keluarga muslim. Semoga kita semakin yakin dengan kemenangan islam, mengikuti manhaj islam yang benar dan menyeluruh, berlandaskan aqidah, ibadah dan akhlak yang benar sesuai Al-Qur'an dan As-Sunah. (AM)
Langganan:
Postingan (Atom)